Chairman Toyota Tidak Yakin Mobil Listrik Cepat Diterima Publik

 

 

245ride.com – Industri otomotif menawarkan sesuatu hal yang baru setelah berjalan hingga ratusan tahun dengan kendaraan yang menggunakan bahan bakar sekarang ada terobosan baru dengan adanya Mobil listrik yang diklaim tidak akan mengeluarkan emisi maupun suara seperti kendaraan konvensional yang ada saat ini.

Meskipun dinilai seperti hal yang sangat mungkin, tetapi bagi Takeshi Uchiyamada, Chairman Toyota mengungkapkan perubahan tidak akan terwujud dengan begitu cepat.  “Kami skeptis akan terjadi pergeseran cepat ke kendaraan listrik murni,” jelas Uchiyamada.

Sekarang ini beberapa negara yang pertumbuhan kendaraan listriknya cukup tinggi merupakan layaknya pemaksaan pemerintah kepada pabrikan, tanpa memperhatikan kenyamanan maupun kebutuhan pengguna atau masyarakat.

“Karena ada peraturan atau Undang-undang yang mendorong pengembangan kendaraan listrik mulai berlaku di tempat-tempat seperti Cina dan Amerika Serikat (AS), para pembuat mobil tidak akan punya pilihan selain melakukan itu, atau risikonya keluar dari bisnis,” ungkapnya.

Tidak hanya mengenai konsumen yang tidak diikutsertakan, Uchiyamada juga mengatakan bahwa pabrikan sebenarnya tidak siap betul mengenai teknologi baterai.

“Agar bisa menempuh jarak jauh, kendaraan listrik saat ini perlu dilengkapi dengan banyak baterai yang membutuhkan waktu panjang untuk mengisi daya. Belum lagi masalah masa pakai baterai,” tambahnya.

Waktu isi ulang baterai yang lama memang menjadi masalah yang belum terungkapkan. Dan menurut Uchiyamada akan diperlukan beberapa alternatif lain sebelum mobil listrik dapat diterima oleh publik.

Isu limbah baterai semakin muncul ketika pemerintah Indonesia sedang menggodong peraturan terkait dengan program kendaraan emisi rendah atau Carbon Emission Vehicle (LCEV), yang mana didalamnya ada satu mobil hybrid dan listrik yang memakai baterai sebagai pemasok tenaga.

Menjawab masalah tersebut, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono mengatakan Toyota sekarang ini tengah mengembangkan baterai selain lithium dan memakai teknologi terbaru.

“Di mana itu memperpanjang life time baterai. Kedua, charging time line-nya supaya lebih rendah,” kata Warih di Auditorium Hall TIA Karawang 3, Jawa Barat.

“Tentu pada akhirnya kami mau nanti fuel efficient vehicle part by part seperti mobil Kijang Innova sekarang. Supaya Industri bukan hanya Toyota tapi supply change bisa ikut,” imbuhnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *