Kenapa Mesin Diesel Lebih Bising Dari Mesin Bensin?

 

 

245ride.com – Mesin diesel dinilai lebih kuat dari pada mesin bensin, bahkan kendaraan komersial seperti truk ataupun bus yang biasa membawa penumpang dan barang yang jumlahnya cukup banyak lebih percaya pada mesin diesel karena lebih tangguh dan kuat.

Meskipun demikian, banyak konsumen yang tidak tertarik dengan mesin diesel karena sektor mesin yang dinilai menyebabkan suara yang bising dan getaran yang lebih kencang dari pada mesin bensin.

Menjawab masalah tersebut Sales Support Department Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI), Reiner Tandiono menjelaskan ada beberapa faktor yang menyebabkan mesin diesel lebih bising dan bergetar.

“Itu pengaruh ke kompresi lebih tinggi, kalau bensin itu kompresi 1 banding 8-12, sedangkan kalau diesel 1 banding 16-23. Jadi saat dilakukan pembakaran terjadi tekanan tinggi banget. Nah, saat terjadi pembakaran kebayang kan suara dan getarannya seperti apa?” kata Reiner pada acara Isuzu Diesel Academy di Isuzu Training Center, PT IAMI, Pondok Ungu, Bekasi.

Selain itu, Reiner juga mengungkapkan sebab lain yang menyebabkan hal tersebut muncul akibat ketika pembakaran pada mesin diesel ada waktu, jumlah maupun ukuran bahan bakar kurang presisi.

Meskipun sering terasa bergetar dan berisik nyatanya para pabrikan otomotif telah lama mempunyai jalan keluar yang dapat mengatasi masalah tersebut, yaitu dengan memakai common rail system.

Menurutnya, common rail system sangat berhubungan untuk mengurangi dampak suara serta emisi karena mengontrol area injeksi yang ada pada mesin.

“Bagian yang diatur menggunakan control electronics, yaitu jumlah injeksi, waktu penginjeksian, dan tekanan injeksi. Hasilnya, kerja mesin lebih optimal. Sejak common rail ada, getaran jadi berkurang,” paparnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *